Hisab Kalender Hijriyah sesuai Kenampakan Bulan.
Pada awal Peradaban, Kalender dalam Dunia Islam ada dua :
Kalender Qomariyah adalah Kalender yang dihitung sesuai penampakan Bulan. Pada awal Peradaban, Kalender ini banyak digunakan oleh Masyarakat karena tidak butuh catatan banyak apalagi pada masa itu belum mengenal kertas modern dan percetakan modern.
Kalender Qomariyah menjadi solusi di tengah masyarakat karena cara melihatnya cukup melihat bulan di malam hari. semua masyarakat pun dapat mengetahui tanggal berapa keesokan harinya tanpa melihat catatan.
Kalender kedua adalah Kalender Syamsiyah yaitu kalender yang cara perhitunganya menggunakan perhitungan berdasarkan peredaran matahari. Kalender ini sulit dugunakan karena harus berdasar pada perhitungan catatan. sehingga praktis Kalender ini pada masa awal peradaban hanya digunakan oleh masyarakat kelas atas dan masyarakat ilmuwan muslim untuk menghitung masa perdagangan terkait cuaca dan masa panen.
Selanjutnya seiring perkembangan peradaban, kedua kalender dalam Islam ini juga mengalami perkembangan. Kalender Qomariyah dihitung sejak Hijrahnya Nabi dari Mekkah ke Madinah. maka kalender Qomariyah kemudian dikenal dengan Kalender Hijriyah. sedangkan Kalender Syamsiyah dihitung berdasarkan Kelahiran Nabi Muhammad yang dikenal dengan nama Kalender Miladiyah.
Pada penaklukan Cordoba, banyak literatur Islami yang dibawa ke wilayah barat. termasuk manuskrip cara perhitungan Kalender Syamsiyah.
Untuk membedakan jenis Kalender dan untuk menghindari keterbauran antar masing-masing Kalender, Kalender Syamsiyah ini kemudian dihitung berdasar Kelahiran Nabi Isa atau yang dikenal dengan Kalender Masehi/Miladiyah.
( Ref. Zahrur Rajab, MHI, Petugas Keagamaan – Tlogosari, 2021 )
TABEL HISAB HIJRIYAH
Leave a Reply